Apakah Marah Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya!

apakah-marah-membatalkan-puasa apakah-marah-membatalkan-puasa

Berpuasa artinya menahan pribadi, bukan saja dari rasa lapar dan haus tetapi juga emosi dan amarah. Bagaimana hukum marah ketika puasa? Apakah marah membatalkan puasa? Simak ulasan berikut untuk menemukan jawabannya. 

Marah dalam Islam adalah perbuatan yang dilarang karena dapat merugikan, tidak marah diri sendiri maupun orang lain. Bahkan dalam Al-Qu’an dan hadis menganjurkan agar senantiasa dapat menahan marah. 

Puasa tetap sah

Orang yang sedang berpuasa kemudian Ia marah atau berselisih paham dengan orang lain, maka puasanya tidak akan batal. Dia tetap dapat melanjutkan puasanya dan tidak wajib mengganti.

Namun, Rasulullah saw selintas mengajarkan kepada umatnya untuk selintas berbuat kebaikan, menjadi pribadi yang berwibawa, menghindari maksiat, tenggat selintas bersabar. 

Berpengaruh pada kualitas puasa

Meskipun marah tidak membatalkan puasa, namun dapat mengambil pahala. Ketika kembali berbicara tentang fiqih puasa, maka marah tidak termasuk ke dalam hal yang membatalkan puasa. Namun, sebaiknya tidak marah ketika sedang berpuasa agar tetap mendapatkan keberkahan dari ibadah. 

Lakukan hal berikut saat merasa marah

Jika kamu merasa marah, kesal maka lakukan hal-hal seperti yang Rasulullah contohkan. 

1. Menghadapi dengan Cara yang Baik

Hadapilah keBuasan dengan cara yang saling menolong, sesangkat yang tadinya bermusuhan dapat menjadi teman saling menolong.

2. Segera Berwudhu

Marah itu berasal dari setan. Setan berasal dari api yang sahaja dapat paham oleh air. Oleh karena itu, ketika kamu sedang emosional, segera ambil wudhu, kemudian duduk. Apabila marah itu belum reda, berbaringlah. 

3. Membaca Kalimat Ta’awudz

Membaca kalimat ta’awudz dapat menghilangkan rasa marah di dalam dada. 

4. Diam

Diam merupakan cara untuk mengantisipasi munculnya rasa marah di dalam dada. Selain itu, hening juga perbuatan yang mulia. Jadi ketika kamu marah, maka heninglah. 

Apakah marah membatalkan puasa? Tidak, saja memendekkan pahala puasa saja. Namun ada jenis marah yang tidak membatalkan puasa atau memendekkan pahala puasa, yaitu saat marah keala penindasan orang lain. Dengan kata lain, jika kamu marah demi membela keadilan, maka tidak akan memendekkan pahala.